1.
Bahasa
mesin, yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode bahasa
biner, contohnya 01100101100110.
2.
Bahasa
Tingkat Rendah, atau dikenal dengan istilah bahasa rakitan (bahasa inggris
Assembly), yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode-kode
singkat (kode mnemonic), contohnya: MOV, SUB, CMP, JMP, JGE, JL, LOOP, dsb.
3.
Bahasa
Tingkat Menengah, yaitu bahasa komputer yang memakai campuran intruksi dalam
kata-kata bahasa manusia (lihat contoh Bahasa Tingkat Tinggi di bawah) dan
intruksi yang bersifat simbolik, contohnya: {, }, ?, <<, >>,
&&, ||, dsb.
4.
Bahasa
Tingkat Tinggi, yaitu bahasa komputer yang memakai intruksi berasal dari unsur kata-kata
bahasa manusia, contohnya: begin, end, for, while, and, or, dsb.
Sebagian
besar bahasa pemograman digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Tinggi, hanya bahasa
C yang digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Menengah dan Assembly yang merupakan
Bahasa Tingkat Rendah.
Perkembangan Bahasa Pemrograman
- Sebelum 1940
Pada jaman ini terdapat bahasa
pemrograman yang pertama kali muncul sebelum adanya komputer modern,
artinya bahasa pemrograman lebih tua dari komputer itu sendiri. Pada
awal kemunculannya, bahasa pemrograman masih dalam bentuk kode-kode
bahasa mesin.
Bahasa mesin merupakan bahasa yang terdiri atas kode-kode mesin dan
hanya dapat diinterpretasikan langsung oleh mesin komputer. Bahasa mesin
ini tergolong bahasa tingkat rendah, karena hanya berupa kode 0 dan 1.
- Periode 1940-an
Dengan bahasa mesin ditemukan banyak kesulitan untuk pengembangan dan
perbaikan pada program yang dibuat saat itu, Tahun 1940-an komputer
bertenaga listrik dibuat, dengan kecepatan yang sangat terbatas dan
kapasitas memori yang mencukupi untuk programmer memprogram, kemudian
terciptalah bahasa assembly (Assembly language). Bahasa assembly adalah
bahasa simbol dari bahasa mesin. Setiap kode bahasa mesin memiliki
simbol sendiri dalam bahasa assembly. Misalnya :
1. Move untuk memindahkan isi data,
2. ADD untuk penjumlahan,
3. MUL untuk perkalian,
4. SUB untuk pengurangan, dan lain-lain.
Penggunaan bahasa Asembly dirasa belum sempurna karena selain sulit
untuk diimplementasikan, ternyata bahasa ini juga sulit jika sang
programer ingin mengembangkan program buatannya.
Pada tahun 1948, Konrad Zuse mempublikasikan sebuah paper tentang
bahasa pemrograman miliknya yakni Plankalkül. Bagaimanapun, bahasa
tersebut tidak digunakan pada masanya dan terisolasi terhadap
perkembangan bahasa pemrograman yang lain. Beberapa bahasa pemrograman
yang berkembang pada masa itu antara lain:
• Plankalkül (Konrad Zuse) – 1943
• ENIAC coding system – 1943
• C-10 – 1949
- Periode tahun 1950-an sampai dengan tahun 1960-an
Mulai tahun 1950 dibuatlah bahasa pemrograman modern, yang
turun-temurun dan tersebar luas hingga saat ini. Bahasa ini menggunakan
istilah atau reserved word yang dekat dengan bahasa manusia seperti READ
untuk membaca, WRITE untuk menulis dsb. Dalam perkembangannya Bahasa
Tingkat Tinggi juga terdiri dari beberapa metode pemrograman, yaitu
Procedural Programing dan Object Oriented Programing. Letak perbedaannya
yaitu, jika pada procedural programing program dijalankan dengan
menggabungkan variable, procedure-procedure yang saling keterkaitan dan
berjalan berurut, sedangkan pada OOP seluruh task dijalankan berdasarkan
kedalam object.
• FORTRAN (1955), the “FORmula TRANslator”, ditemukan oleh John W. Backus dll.
• LISP, the “LISt Processor”, ditemukan oleh John McCarthy dll.
• COBOL, the COmmon Bussines Oriented Language, dibuat oleh the Short
Range Commitee, dan Grace Hopper berperan sangat besar disini.
Overview:
- • Regional Assembly Language – 1951
- • Autocode – 1952
- • FORTRAN – 1954
- • FLOW-MATIC – 1955
- • COMTRAN – 1957
- • LISP – 1958
- • ALGOL – 1958
- • COBOL – 1959
- • APL – 1962
- • SIMULA – 1962
- • BASIC – 1964
- • PL/I -1964
- Periode 1967-1978: Menetapkan Paradigma Fundamental
Periode diantara tahun 60-an sampai dengan 70-an membawa pengaruh yang
besar dalam perkembangan bahasa pemrograman. Kebanyakan dari pola bahasa
pemrograman yang utama yang saat ini banyak digunakan:
• Simula,
ditemukan pada akhir 60-an oleh Nygaard dan Dahl sebagai superset dari
Algol 60, merupakan bahasa pemrograman pertama yang didesain untuk
mendukung pemrograman berorientasi object.
• C, sebuah tahapan awal
dari sistem bahsa pemrograman, yang dikembangkan oleh
DennisRitchie dan Ken Thompson di Bell Labs antara tahun 1969 dan 1973.
• Smalltalk (pertengahan tahun 70-an) menyajikan desain ground-up yang lengkap dari sebuah bahasa yang berorientasi objek.
• Prolog, didesain pada tahun 1977 oleh Colmerauer, Roussel, and Kowalski, merupakan bahasa pemrograman logika yang pertama.
• ML membangun sebuah sistem polimorfis (ditemukan oleh Robin Miller
pada tahun 1973) diatas sebuah Lisp, yang merintis bahasa pemrograman
fungsional bertipe statis.
Beberapa bahasa pemrograman yang berkembang dalam periode ini termasuk:
- • Pascal – 1970
- • Forth – 1970
- • C – 1970
- • Smaltalk – 1972
- • Prolog – 1972
- • ML – 1973
- • SQL – 1978
- Periode 1980-an: konsolidasi, modul, performa
1980s adalah tahun dari konsolidasi relatif. C++ dikombinasikan dengan
sistem programming dan berorientasi obyek. Pemerintah Amerika Serikat
menstandardisasi Ada, sebuah sistem pemrograman yang bertujuan untuk
digunakan para kontraktor untuk bertahan. Di Jepang dan di tempat lain,
penjumlahan luas yang telah di selidiki disebut” generasi ke lima”
bahasa-bahasa yang menyatukan logika pemrograman konstruksi. Masyarakat
bahasa fungsional gerak ke standarisasi ML dan Cedal. Dibandingkan
dengan menemukan paradigma-paradigma baru, semua pergerakan ini menekuni
gagasan-gagasan yang ditemukan di dalam dekade sebelumnya.
However, one important new trend in language design was an increased
focus on programming for large-scale systems through the use of modules,
or large-scale organizational units of code. Modula, Ada, and ML all
developed notable module systems in the 1980s. Module systems were often
wedded to generic programming constructs generics being, in essence,
parameterized modules (see also parametric polymorphism).
Bagaimanapun, satu kecenderungan baru di dalam disain bahasa adalah
satu fokus yang ditingkatkan di pemrograman untuk sistem besar-besaran
melalui penggunaan dari modul, atau kesatuan organisasi besar-besaran
dari kode. Modula, Ada, dan ML semua sistem modul terkemuka yang
dikembangkan pada 1980-an.
Beberapa bahasa pemrograman yang berkembang dalam periode ini termasuk:
- • Ada – 1983
- • C++ – 1983
- • Eiffel – 1985
- • Perl – 1987
- • FL (Backus) – 1989
- Periode 1990-an: Visual
Pada periode ini bahasa
selain berorientasi objek juga sudah dikembangkan berbasi Visual
sehingga semakin mudah untuk membuat program aplikasi, diawali oleh
Python dan Microsoft Visual Basic 1 pada tahun 1991, Delphi yang
dikembangkan dari Pascal for windows akhirnya pada tahun 1997 Visual
Basic 5 diluncurkan dengan kemudahan koneksi ke database, OO Cobol sudah
ditemukan dalam versi windows. Bagi kebanyakan programmer database
tidak dapat dipungkiri bahwa era 1990an merupakan era yang paling
produktif semenjak bahasa pemrogrammar diciptakan.
Beberapa bahasa pemrograman yang berkembang dalam periode ini termasuk
- • Haskel – 1990
- • Python – 1991
- • Java – 1991
- • Ruby – 1993
- • OO Cobol
- • Lua – 1993
- • ANSI Common Lisp – 1994
- • JavaScript – 1995
- • PHP – 1995
- • C# – 2000
- • JavaFX Scrip, Live Script,
- • Visual Basic
- Periode 2000an hingga sekarang
Pada saat ini ada
kecenderungan para vendor bahasa pemrograman untuk menggiring
programmer hanya dengan mengggunakan produk mereka untuk membuat program
meski kita sadari bahwa sulit rasanya untuk membuat program yang
tangguh hanya dengan satu bahasa pemrograman, hal ini tentunya dilakukan
dengan tujuan kelangsungan usaha mereka, namun terlepas dari semua itu
terdapat dua konsepsi besar dalam periode ini dimana kemudahan berbasis
visual sudah mulai digiring ke basis internet dan mobile, dengan
bermunculan webservice dan berbasis net dan a mobile flatform.
Konsep pertama yang dicermati adalah konsepsi Microsoft dimana dengan
Visual Net akan menyediakan berbagai bahasa pemrograman seperti VB Net ,
VC++ Net, ASP NET yang di compile dengan berbagai bahasa akan tetapi
berjalan pada satu sistem operasi yakni windows. (Compile any program
run one system)
Konsepsi Kedua, Merupakan konsep yang terbalik dari konsep pertama
yakni apa yang ditawarkan Sun Microsystem melalui produknya Java, J2ME,
JDK, yakni dicompile dengan satu bahasa pemrograman (java) dan berjalan
dibanyak sistem operasi. (Compile one program running any system)
Selain itu periode ini juga merupakan jamannya CMS (Content Manajemen
System), lompatan pengembangan PHP Script begitu cepat, dimana untuk
membuat website atau portal telah tersedia banyak template, Banyak
modul-modul yang siap pakai sehingga programmer atau webmaster tidak
perlu lagi mempelajari semua script html dan bahasanya, tinggal
merangkai modul yang tersedia sehingga dalam beberapa hari saja sebuah
web sudah dapat dibuat. Apa yang ditawarkan Mambo, PhkNuke dan Jomla
saat ini sangat memudahkan para desainer web.
Beberapa bahasa pemrograman yang berkembang dalam periode ini termasuk
• Tcl/Tk,
• O’Caml,
• Ruby,
• Phyton 3.1,
• Java 6 JDK, JED, Java Beans, J2ME
• Microsoft Visual Net (VB Net, C++ Net, ASP NET) 2008
• Java Scrip Template oleh Mambo, PhpNuke, Jomla.
Ini Video belajar PHP
Bahasa Pemograman Web masa mendatang
1. Dart

Menurut saya, bahasa pemrograman mendatang yang menjanjikan adalah bahasa pemrograman Dart . Dart merupakan bahasa pemrograman yang dibuat oleh perusahaan Google. Seperti kita ketahui sebelumnya , bahwa Google merupakan perusahan yang sudah lama bergerak di bidang Internet. Google membuat Dart untuk client side pengganti JavaScript karena merasakan keterbatasan pada JavaScript dan untuk menciptakan bahasa pemrograman yang terstruktur namun fleksibel untuk pemrograman web .
Dart dirancang untuk membangun aplikasi berbasis web. Dart merupakan bahasa pemrograman yang berorientasi Objek . Dengan menggunakan Dart , para programmer memungkinkan untuk menambahkan variable – variable tanpa harus mengdefinisikan tipe data mereka. Kelebihan bahasa pemrograman dart sendiri yaitu dapat di-compile ke kode bahasa java , sehingga Dart dapat dijalankan di hampir seluruh web browser , dan juga perangkat mobile yang sudah mendukung javascript .Berikut kelebihan lain bahasa pemrograman Dart :


Menurut saya, bahasa pemrograman mendatang yang menjanjikan adalah bahasa pemrograman Dart . Dart merupakan bahasa pemrograman yang dibuat oleh perusahaan Google. Seperti kita ketahui sebelumnya , bahwa Google merupakan perusahan yang sudah lama bergerak di bidang Internet. Google membuat Dart untuk client side pengganti JavaScript karena merasakan keterbatasan pada JavaScript dan untuk menciptakan bahasa pemrograman yang terstruktur namun fleksibel untuk pemrograman web .
Dart dirancang untuk membangun aplikasi berbasis web. Dart merupakan bahasa pemrograman yang berorientasi Objek . Dengan menggunakan Dart , para programmer memungkinkan untuk menambahkan variable – variable tanpa harus mengdefinisikan tipe data mereka. Kelebihan bahasa pemrograman dart sendiri yaitu dapat di-compile ke kode bahasa java , sehingga Dart dapat dijalankan di hampir seluruh web browser , dan juga perangkat mobile yang sudah mendukung javascript .Berikut kelebihan lain bahasa pemrograman Dart :
- Simple
- Berorientasi Objek
- Support HTML 5 dan CSS 3
- Output dapat berupa file javascript
- Memiliki fitur Dart editor untuk mempermudah editing

Penempatan ini hanya menegaskan bahwa C bukan bahasa pemrograman yang
berorientasi pada mesin. yang merupakan ciri bahasa tingkat rendah. melainkan
berorientasi pada obyek tetapi dapat dinterprestasikan oleh mesin dengan cepat.
secepat bahasa mesin. inilah salah satu kelebihan C yaitu memiliki kemudahan dalam
menyusun programnya semudah bahasa tingkat tinggi namun dalam mengesekusi
program secepat bahasa tingkat rendah . Hal ini merupakan masa depan yang menjanjikan bagi bahasa pemrograman C . Bahasa pemrograman C juga merupakan awal dari adanya bahasa pemrograman lainnya, seperti C#, Java, JavaScript, dan Phyton. Bahasa C banyak digunakan untuk membangun sebuah sistem operasi
berorientasi pada mesin. yang merupakan ciri bahasa tingkat rendah. melainkan
berorientasi pada obyek tetapi dapat dinterprestasikan oleh mesin dengan cepat.
secepat bahasa mesin. inilah salah satu kelebihan C yaitu memiliki kemudahan dalam
menyusun programnya semudah bahasa tingkat tinggi namun dalam mengesekusi
program secepat bahasa tingkat rendah . Hal ini merupakan masa depan yang menjanjikan bagi bahasa pemrograman C . Bahasa pemrograman C juga merupakan awal dari adanya bahasa pemrograman lainnya, seperti C#, Java, JavaScript, dan Phyton. Bahasa C banyak digunakan untuk membangun sebuah sistem operasi
Ini Video belajar PHP
Tidak ada komentar:
Posting Komentar